You are here:
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Mobil Tercepat 2010 PDF Cetak E-mail

Liputan6.com, Jakarta: Mobil dalam daftar berikut bukan hanya berbanderol harga selangit. Kendaraan beroda empat ini juga mampu melejit dalam waktu sempit. Berikut daftar mobil-mobil super cepat seperti dilansir Thesupercars.org.

1. SSC Ultimate Aero

ssc  aero

Mobil jenis ini memiliki kecepatan maksimum 257 mil per jam (Mph) atau 441 kilometer per jam. SSC Ultimate Aero mampu mencapai 60 Mph dari posisi berhenti dalam waktu 2,7 detik. Mobil seharga US$ 654.400 atau sekitar Rp 6 miliar ini bermesin Twin-Turbo V8 dengan 1.183 tenaga kuda (HP). Pertama kali dites pada Maret 2007 oleh Guinness World Records. Mobil ini mengalahkan rekor Bugatti Veyron sebagai mobil tercepat di dunia pada masa itu.


2. Bugatti Veyron
bugatti veyron

Mobil berdesain futuristik ini berkecepatan maksimum 253 Mph (404 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dicapai dalam 2,5 detik, mesin Narrow Angle W16 dengan 1.001 Hp. Dengan harga jual sebesar US$ 1,7 juta atau sekitar Rp 17 miliar.


3. Saleen S7 Twin-Turbo
 Saleen S7 Twin-Turbo

Mobil di urutan ketiga ini mampu dipacu hingga 248 Mph (396 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dalam 3.2 detik, dan bermesin Twin Turbo V8 dengan 750 Hp. Mobil ini dibanderol US$ 555 ribu atau sekitar Rp 5 miliar. Larinya yang mulus, tapi bandel membuat penggunanya selalu ingin pamer.


4. Koenigsegg CCX
Koenigsegg CCX

Mobil tipe ini bisa digeber hingga 245 Mph (400 Km/jam). Dari posisi diam, kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,2 detik. Koenigsegg CCX bermesin 90 Degree V8 806 Hp buatan Swedia. Harga jualnya US$ 545.568 atau sekitar Rp 7 miliar. Mobil buatan Swedia ini bermaksud meraih unggulan sebagai mobil tercepat di dunia, namun masih harus mengalahkan Bugatti dan Ultimate Aero.


5. McLaren F1

McLaren F1 berkecepatan maksimum 240 Mph (384 Km/jam). Dari kecepatan 0 Mph ke 60 MPh dicapai dalam 3,2 detik. McLaren F1 bermesin BMW S70/2 60 Degree V12 dengan 627 Hp. Harga jualnya US$ 970 ribu atau sekitar Rp 9 miliar. Bila diamati, pintu mobil ini tampak seperti sayap kelelawar.


6. Ferrari Enzo
Ferrari Enzo

Mobil populer ini memiliki kecepatan maksimum 217 Mph (347 Km/jam). Kecepatan 0-60 Mph ditempuh dalam waktu 3,4 detik. Ferrari Enzo bermesin F140 Aluminum V12 dengan 660 Hp. Harganya US$ 670 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Mobil ini hanya diproduksi sebanyak 399 unit dan harganya akan terus naik bila terjadi tabrakan.


7. Jaguar XJ220
Jaguar XJ220

Mobil dengan merek Jaguar ini mampu melesat hingga 217 Mph (347,2 Km/jam). Berakselerasi 60 Mph dalam 3,8 detik dari posisi diam. Jaguar XJ220 bermesin Twin Turbo V6 dengan 542 hp. Dibanderol US$ 650 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Meski dibuat pada 1992, mobil ini masih bisa masuk dalam daftar mobil tercepat periode 2009-2010.


8. Pagani Zonda F
Pagani Zonda F

Mobil unik ini berkecepatan maksimum 215 Mph (344 Km/jam). Kecepatan 60 Mph ditempuh dalam 3,5 detik, dan bermesin Mercedes Benz M180 V12 dengan 650 Hp. Mobil buatan Italia ini berharga US$ 667.321 atau hampir mencapai Rp 7 miliar.


9. Lamborghini Murcielago LP640
Lamborghini Murcielago LP640

Lamborghini tipe ini berkecepatan maksimum 211 Mph (340.8 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,3 detik dari posisi diam, dan bermesin V12 dengan 640 hp. Mobil berdesain artistik nan mulus ini dihargai US$ 430 ribu atau sekitar Rp 4 miliar.


10. Porsche Carrera GT
Porsche Carrera GT

Porsche Carrera GT memiliki kecepatan maksimum 205 Mph (334.4 Km/jam). Dari posisi diam, kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,9 detik dan bermesin Water Cooled V10 dengan 612 Hp. Harganya US$ 440 ribu atau sekitar Rp 4 miliar.(ZAQ/Thesupercars.org)

 

Sumber : otomotif.liputan6.com

 

(http://rumahmobilku.com)

 

 
Indonesia Belum Siap Terima Mobil Hybrid PDF Cetak E-mail

 Jakarta - Mahalnya mobil berteknologi hybrid memaksa pemegang merek Honda di Indonesia, Honda Prospect Motor (HPM) membatasi pemasaran mobil bermesin ganda tersebut di 2010.

Dari sebanyak mobil Hybrid yang coba diluncurkan di Indonesia salah satunya oleh kompetitor terberat Honda yakni Toyota, Honda hanya mencoba meluncurkan mobil hybrid pada 2007 lewat Civic hybrid.

"Indonesia saat ini belum siap menerima mobil berteknologi canggih itu, alasannya sangat sederhana yakni karena masyarakat belum mengerti tentang mobil hybrid," kata Direktur Marketing HPM, Jonfis Fandi kepada detikOto, Minggu (10/1/2010).

Namun Honda tidak serta merta menerima kenyataan itu dan putus asa membiarkan ketidaktahuan masyarakat. Untuk itu HPM mencoba menambah pengetahuan masyarakat Indonesia dengan mengadakan kegiatan atau seminar tentang mobil berteknologi hybrid.

Salah satu target Honda tentang hal itu adalah mahasiswa di Jakarta. Alasannya mahasiswa saat ini gampang menerima teknologi tersebut terlebih besar rasa penasarannya tentang mobil berteknologi mesin ganda tersebut.

"Tetapi kita tidak putus asa, untuk itu kita sering mengadakan seminar tentang mobil hybrid salah satunya mahasiswa di Jakarta dan untuk kedepannya kita coba ke daerah-daerah. Selain itu kita juga menggiatkan ke masyarakat umum agar lebih meluas ilmu tentang hybrid," ungkap Jonfis.

Sementara menanggapi minimnya mobil hybrid yang Honda luncurkan di Indonesia bukan berarti HPM tidak mencoba meluncurkan mobil lainnya di 2010.

Saat ini Honda tengah mempersiapkan mobil-mobil baru di 2010. "Ada beberapa unit mobil baru di 2010 diantaranya yaitu Honda CR-V facelift, Honda New Odyssey 2.400 cc dan jenis lainnya yakni sedan," ungkapnya.

Di tengah serbuan hybrid dari Toyota, Honda baru memasarkan satu varian hybrid saja di tanah air yakni Civic hybrid. Honda pun masih enggan untuk menambah varian hybrid ke tanah air. Selain mahal, yang menjadi masalah adalah masyarakat Indonesia belum mengerti teknologi kendaraan tersebut.
Mahalnya mobil berteknologi hybrid memaksa pemegang merek Honda di Indonesia, Honda Prospect Motor (HPM) membatasi pemasaran mobil bermesin ganda tersebut di 2010. Di sisi lain, pasar mobil bermesin ganda itu kurang menunjukkan geliat di pasar mobil nasional.
Dari sekian banyak mobil Hybrid yang coba diluncurkan di Indonesia salah satunya oleh kompetitor terberat Honda yakni Toyota, Honda hanya mencoba meluncurkan mobil hybrid pada 2007 lewat Civic hybrid.
"Untuk sementara kita tidak ada rencana untuk pasarkan mobil hybrid selain di 2007 lalu dengan sedan Civic hybrid. Indonesia saat ini belum siap menerima mobil berteknologi canggih itu, alasannya sangat sederhana yakni karena masyarakat belum mengerti tentang mobil hybrid," kata Direktur Marketing HPM, Jonfis Fandi, Minggu (10/1).
Jonfis pun berkilah karena konsumen Indonesia kurang tertarik dengan mobil hybrid dengan alasan mahal, yang akhirnya membuat pasar mobil berteknologi mesin ganda itu tidak berkembang.
Namun Honda tidak serta merta menerima kenyataan itu dan putus asa membiarkan ketidaktahuan masyarakat. Untuk itu HPM mencoba menambah pengetahuan masyarakat Indonesia dengan mengadakan kegiatan atau seminar tentang mobil berteknologi hybrid.
Salah satu target Honda tentang hal itu adalah mahasiswa di Jakarta. Alasannya mahasiswa saat ini gampang menerima teknologi tersebut terlebih besar rasa penasarannya tentang mobil berteknologi mesin ganda tersebut.
"Tetapi kita tidak putus asa, untuk itu kita sering mengadakan seminar tentang mobil hybrid salah satunya mahasiswa di Jakarta dan untuk ke depannya kita coba ke daerah-daerah. Selain itu kita juga menggiatkan ke masyarakat umum agar lebih meluas ilmu tentang hybrid," ungkap Jonfis.

Sementara menanggapi minimnya mobil hybrid yang Honda luncurkan di Indonesia bukan berarti HPM tidak mencoba meluncurkan mobil lainnya di 2010.Saat ini Honda tengah mempersiapkan mobil-mobil baru di 2010. "Ada beberapa unit mobil baru di 2010 di antaranya yaitu Honda CR-V facelift, Honda New Odyssey 2.400 cc dan jenis lainnya yakni sedan," ungkapnya. (Detik)
 
Mobil-Mobil Suzuki Bakal Segera Turun Harga PDF Cetak E-mail

 NUSA DUA- Rencana perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Area/FTA) antara India dengan ASEAN, kemungkinan akan mempengaruhi harga jual mobil-mobil Suzuki yang diimpor lewat negeri Tajmahal tersebut.

Karena, bila isi perjanjian itu satu di antaranya membahas mengenai penurunan pajak bea masuk dari India ke Indonesia maka otomatis beberapa mobil Suzuki yang diimpor langsung dari negara itu akan mengalami penurunan harga.

Seperti misalnya New Karimun Estilo dan yang terbaru, Splash, kedua mobil ini diimpor langsung oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Suzuki di Indonesia lewat Maruti Suzuki India.

Kemungkinan turunnya harga jual kedua kendaraan ini pun diamini Marketing Director SIS Endro Nugroho disela acara "Press Drive Suzuki Splash" di Nusa Dua, Bali, Kamis (4/3/2010).

Tetapi ia belum bisa memastikan kapan dan berapa besar penurunan harga tersebut. "Saya belum bisa ngomong kapan perjanjian FTA dengan India itu terlaksana, saat ini kita masih menunggu keputusan dari menteri perdagangan," akunya.

Tetapi ia menekankan, perjanjian tersebut bukan semata untuk menurunkan harga jual mobil-mobil Suzuki dari India, tetapi juga diharapkan bisa mendongkrak lebih banyak lagi ekspor SIS kebeberapa negara di ASEAN. "Kita maunya perdagangan itu bisa meningkatkan ekspor kita," paparnya. (uky)

 
New Odyssey Meluncur Sebelum IIMS 2010 PDF Cetak E-mail

 JAKARTA- PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan All New Honda Odyssey akan muncul di Tanah Air sebelum gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2010.

"Paling telat kita munculkan di IIMS, tapi mudah-mudahan bisa sebelum itu," katanya ketika ditemui disela peluncuran New CR-V, di Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/2/2010).

Ia mengatakan New Honda Odyssey ini sengaja kembali dihadirkan di Indonesia untuk menyasar konsumen yang menggemari segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) premium. "New Honda Odyssey dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen MPV premium di Indonesia," katanya.

Bila saat ini Honda memiliki Freed sebagai MPV medium, maka Odyssey nantinya akan menemani Freed sebagai mobil keluarga yang mewah.

Sayangnya ia belum mau membocorkan lebih lanjut mengenai spesifikasi detil dari Odyssey terbaru itu, termasuk harga yang bakal dipatok HPM. "Tunggu saja," ujarnya singkat.

Di Jepang, Honda Motor Corp. telah meluncurkan New Odyssey ini tahun lalu di Negeri sakura tersebut. Namun HPM sebagai pemegang merek mobil Honda saat itu mengaku belum terpikir untuk memboyongnya ke Tanah Air.

"Memang rada telat, karena waktu itu kita pikir nilai tukar rupiah terhadap Yen Jepang masih sangat tinggi, jadi kalau kita paksakan masuk harganya tidak rasional. Tapi sekarang situasi sudah mulai stabil, kurs juga menguat, baru kita bawa ke sini," pungkasnya. (uky)

 
Info Suzuki Splash PDF Cetak E-mail

 JAKARTA, KOMPAS.com — Suzuki Splash, mobil kecil yang sesuai jadwal akan diluncurkan oleh Suzuki pada awal tahun ini dipastikan akan hadir pada Maret mendatang. Demikian informasi terakhir yang diperoleh Kompas.com. Namun, sumber informasi tersebut belum mau memberikan detail lain termasuk harga.

Harga. Kendati demikian, berdasarkan segmen mobil ini dan kesesuaian harga di India dan Jepang, Splash di Indonesia nanti akan dijual antara Rp 145 juta dan Rp 150 juta.

Namun berdasarkan analisis lain, Suzuki tidak punya mobil kecil seharga yang disebutkan di atas. Ini dapat dilihat dari harga Karimun Estilo yang sekarang ini Rp 129,5 juta, serta Swift Rp 172,5 juta untuk kelas paling bawah (transmisi manual) dan paling mahal Rp 195 juta (transmisi otomatik).

Masalah harga cukup memusingkan Suzuki. Akibatnya, target mereka terhadap penjualan Karimun Estilo, 400 unit per bulan, tidak tercapai. Berdasarkan data penjualan ritel yang dimiliki Kompas.com dalam tiga bulan terakhir, Oktober-Desember 2009, sejak peluncuran New Karimun Estilo, total penjualannya baru 399 unit.

Suzuki Splash saat ini dibuat oleh Suzuki di India dan Hongaria. Untuk konsumen Jepang, Splash diimpor dari Hongaria. Adapun untuk Indonesia, Suzuki Splash diimpor dari India. Di negara Mahatma Gandhi tersebut, Splash dinamakan Ritz dan dijual pada rentang harga termurah Rs 420.000 (Rp 84 juta) dan paling mahal, dilengkapi ABS dan dua kantung udara Rs 510.000 (Rp 120 juta). Di India, Splash ditawarkan dalam dua pilihan mesin, bensin dan diesel, serta hanya menggunakan transmisi manual 5 percepatan.

Di Jepang, Splash dilengkapi fitur lebih mewah dan lengkap yang dijual dengan harga 1.239.000 yen atau Rp 125 juta dengan pemindah tenaga continuously variable transmission (CVT). 

Mesin 1,2 liter. Splash berada antara Swift dan Karimun Estilo. Ia menggunakan mesin K-Series atau K12 berkapasitas 1,2 liter, DOHC dan VVT. Kemampuan mesin Splash yang dijual di Jepang dan India sedikit berbeda.

Di Jepang, mesin K12 diklaim mampu menghasilkan tenaga 65kW (88PS) @ 5.600 rpm, torsi 117 (11,9 kgm) @ 4.400 rpm. Angka ini termasuk efisien karena menggunakan perbandingan kompresi 11 : 1. Karena itu pula, konsumsi bahan bakarnya diklaim 18,6 km per liter.

Versi India, mesin K12 menghasilkan tenaga 85 PS @ 6.000 rpm dan torsi maksimum 113 Nm @ 4.500 rpm. Ukuran ban yang digunakan juga berbeda. Versi India 185/70R14, sedangkan Jepang 185/16R15.

Kendati menggunakan keluarga mesin yang sama dengan Karimun Estilo (K-Series), torsi Splash yang lebih besar diperoleh pada putaran lebih tinggi. Estilo 90 Nm @ 3.500 rpm sehinggga lebih efisien dan irit. Kalau Estilo dirancang sebagai mobil kota, Splash adalah kompromi antara mobil kota dan luar kota.

Dimensi. Dimensi mobil ini, panjang 3,715 mm, lebar 1,689 mm, tinggi 1,570 mm, jarak sumbu roda 2,360 mm, dan bobot 1.050 kg. Ia sedikit lebih besar dari Estilo, tetapi dengan jarak sumbu roda yang sama. Dibanding Swift, ukurannya lebih kecil.

 

 

Kalkulator Kredit

Berapa banyak cicilan jika saya menggunakan kredit ?
Banyaknya pinjaman:
Rp.
Rate Bunga:
   % per Tahun
Lamanya waktu:
   Tahun

Cicilan perbulan:
Rp.